Dicium Truk Dari Belakang

Posted: 30 September 2007 in Me

Kamis malam lalu kira-kira jam 20.00 sepulang dari kantor saya di Lippo Karawaci, seperti biasa saya keluar melalui pintu tol Kembangan.

Jalan santai kira-kira 50m setelah ngelewatin lampu merah, posisi di sebelah kiri depan saya ada mobil angkutan kota dengan sopirnya yang sedang mengganti ban yang sebentar lagi akan saya lewati, di sebelah kanan saya agak dibelakang ada truk besar (benar-benar besar) berwarna merah. Tepat pada saat akan melewati si mobil angkot yang sedang berhenti di tepi jalan, truk besar di sisi kanan saya tiba-tiba berpindah jalur dan langsung menabrak sisi kanan belakang mobil kesayangan saya. Saat itu di depan saya sopir angkot yang sedang mengganti ban depannya sedang berjongkok dan langsung menengok, tapi bukannya berpindah posisi, dia malah bengong padahal saya sedang di seret truk tersebut ke arah dia yang meskipun dorongan truk nya pelan tapi pasti dan bertenaga. Saya berusaha mengerem untuk menghindari si sopir angkot tertabrak tapi si truk terus mendorong saya maju. Untunglah beberapa detik kemudian saat mobil saya sudah sangat dekat si sopir angkot akhirnya tersadar dan langsung melompat menghindar.

Ketabrak truk bagian belakang

Akhirnya setelah mobil saya terseret melewati si mobil angkot tadi saya baru bisa minggir dan terlepas dari si truk S*#L*N tadi. Saya langsung berhenti dan memeriksa, sementara si truk yang menabrak tadi langsung tancap gas. Saat itu saya melihat kalau kerusakan mobil saya cukup parah, terutama di bagian belakang. Bumper sobek, lampu belakang pecah, body mobil penyok berlipat, spakbor sobek, dan pintu kanan belakang saya penyok parah. Saat itu saya tidak berniat sama sekali nggak mengejar truk tadi, toh saya pikir dia juga bukan orang yang punya banyak uang untuk mengganti kerusakan yang saya alami pendapatan dia lebih di butuhkan oleh keluarganya, lagipula saya juga tidak akan berani memaksa dia dengan kekerasan untuk mengganti šŸ™‚ bisa-bisa malah saya di keroyok ramai-ramai dengan kenek nya, selain itu mobil saya juga di cover asuransi kok, ya sudahlah… semoga dengan kejadian ini si sopir tadi lain kali bisa lebih berhati-hati dalam menyetir.

Untunglah mobil saya tetap bisa berjalan dengan normal saat pulang dan saya tidak terluka sama sekali. dalam hati saya berpikir apakah truk tadi tidak melihat mobil saya saking dia terlalu tinggi dan mobil saya terlalu pendek? ditambah lagi warna mobil saya yang hitam mungkin tersamar di kegelapan malam? Ya… semua itu mungkin saja…. hanya Tuhan dan sopir truk tadi yang tau šŸ™‚

Di tabrak truk bagian pintu

Karena hari Jumat saya masih harus bekerja jadi Sabtu pagi baru saya mengurus asuransi. Pagi-pagi jam 7.30 saya sudah berangkat menuju ke kantor asuransi di seputaran daerah Tanah Abang untuk mengurus klaim. Tiba di kantor perusahaan asuransi cuma ada 2 orang petugas yang sedang menunggu nasabah. Saya langsung berjalan menuju petugas yang duduk dekat pintu untuk mengajukan klaim. “Selamat pagi Pak” sapa petugas yang melayani, saya langsung mengajukan klaim, untung urusan nya tidak ribet, setelah surveyor nya meriksa-meriksa saya langsung di buatin surat pengantar ke bengkel yang lokasinya paling dekat dari rumah saya. Pagi itu juga saya langsung bawa ke bengkel tersebut.

Moga-moga semua berjalan lancar dan Picanto kesayangan ku kembali mulusss…sss šŸ™‚

Advertisements
Comments
  1. Endry says:

    Bos, mau nanya nich, yang anda maksud louis itu angkatan 84 kelas C di frater thamrin yang rumahnya di jalan nuri ya. Kalo saya angk. 83.

  2. Remiel says:

    Betul bos, itu Louis yang saya maksud hehehe… Sekarang dimana bos ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s